Skip to content
narrow screen wide screen auto screen Increase font size Decrease font size Default font size blue color orange color green color

Paralayang Indonesia

Pre World Cup, Linzhou 2009 PDF Print E-mail
Berita & Artikel
Hari ke 5 Task 4.

Menjelang akhir pertandingan cuaca mulai membaik namun angin masih cenderung dari barat utara. setting tugas pertandingan task 4 tipe Race to Goal, jarak tugas 44 km dengan 5 turn point termasuk goal. start section 2 km  di turn point pertama. dan finish speed section di 1 km menjelang Goal.

Task 4 Pilot terbang ada 58. Kendala take off masih menjadi masalah utama di kejuaraan ini, zhang wei launch marshal sekaligus MD, mengakui bahwa situasi  angin ini  adalah baru pertama terjadi di kejuaraan  di  Linzhou  sebelumnya proses take off bisa selesai dalam 1 jam dengan jumlah pilot di atas 100.

Tim Garuda pada task 4 ini mengambil strategi take off harus paling tidak harus bisa take off sebelum siang jam 1dimana kondisi angin akan bertambah besar,hal yang diluar kebiasaan tim Garuda adalah kita harus take off di kondisi angin belakang dengan memanfaatkan angin thermal dari depan.

Tim Garuda urutan take off pertama adalah Thomas disusul Elisa yang gagal take off, namun ak hirnya bisa take off setelah interval berikutnya, Yuda , Lilik , Bodhi dan Bima, dengan bantuan sodok menyodok oleh Pak Hari Agung, akhirnya kita bisa terbang, walaupun ada insident  Bima  saat di depan take off  parasut Bima kolaps dan melintir di depan take off sampai drop tak terlihat di bukit clift di depan take off memberikan suguhan dag-dig ke Panitia dan pilot lain dan sempat launch marshal menghentikan upaya take off pilot lain, Akhirnya Bima bisa mengatasi sistuasi dan kembali terbang walau sempat down dan mau mendarat darurat, namun Pak De Agung memberi spirit ke Bima dan akhirnya terbang kembali menyelesaikan tugas.  Pak Ari, pak Toni, dan Pak Pungky, msih kurang beruntung karena angin  dari belakang take off kembali mendorong thermal ke depanyang akhirnya gagal take off dan turun dengan bis.

 Thomas yang take off duluan memanjat tanpa ragu di depan take off dan bisa mencapai keetinggian 3000 meter. Lilik juga memanjat tanpa kendala walaupun sudah tertinggal gaggle dan hanya thermaling bersama pilot china. yang akhirnya bisa menembus ketinggian di atas 3000 meter. Bodhi mendapat thermal setelah take off dan bisa memanjat  menyusul pilot lain yang sudah di ketinggia, Elisa tercecer menuju start marker harus berjuang memanjat di kondisi antara daerah sink dan thermal. akhirnya elisa mendarat di sisi utara menuju ke turn point 1.

Tim Garuda terpisah, terbang dengan effort luar biasa untuk bisa menyelesaikan tugas.. Bodhi dan Lilik akhirnya ketemu di gaggle di atas turn point 1 dan bisa mencapai ketinggian 3950 meter rasanya dingin sekali dan tangan kaku.. pemandangan yang luar biasa bisa kami nikmati di ketinggian itu dan baru kali ini di karir paragliding kami bisa terbangmencapai titik hampir 4000 meter.. wow ..fantastik. Lilik dan Bodhi akhirnya menuju  ke turn point 2 dengan menginjak speed bar tanpa ragu karena kita tinggi.. menjelang turn point 2 ada parasut kuning cocor hitam. jauh di bawah.. ternyata si Thomas yang kehilangan ketinggian 1000 meter menuju torn point 2, ternyata benar Lilik dan Bodhi juga mengalami hal yang sama.. droop oleh sink dan kehilangan banyak ketinggian. Kota Linzhou ada di bawah kami.. Thomas lebih dahulu mencapai turn point 2 sebuah bukit kecil. setelah mencapai TP 2 kami mengarah ke TP 3 saat mengarah kami berpapasan dengan Yuda yang mengarah ke TP2.  kami kembali mendapatkan thermal di atas silou-silou mirip reaktor nuklir yang memberikan daya angkat di disitu.  thermal lift di situ hanya mengangkat sekitar 400 meter.akhirnya kami menuju ke TP 3 dengan ketinggian yang semakin pendek yang kami akhirnya mendapatkan TP3 juga.. kami kembali mengarah ke TP 4 dengan spare ketinggian yang semakin pendek sekitar  TP 4 bisa kami  dapatkan  TP4 karena lokasinya tidak jauh dari TP 3 hanya sekitar 3.5km. mulailah kami berjuang di ketinggian pendek dan harus mendapatkan lift agar kami bisa menuju goal sekitar 12 km lagi. Thomas terlihat lebih pendek mencari lift.. akhirnya hal- hal yang ditunggu datang juga.. thermal pecah di dekat rumah- rumah dan kami memanfaatkannya sebaik mungkin menambah ketinggian agar kami bisa mencapai Goal.. ini thermal terakhir yang harus kami panjat.. dan akhirnya kami bisa mencapai keetinggian 1500 meter.. dan kami langsung menuju goal.. pak Bodhi kelihatan lebih tinggi di atas Lilik, yuda dan Thomas.. sementara Bima ada di bawah sedikit belakang..  akhirnya... kami smpai di Goal.. dengan urutan Bodhi , Yudha , Lilik, Thomas dan Bima.  dengan waktu hampir berkisar 2.14 menit . ( LD )

 Bravo..Tim Garuda 5